belajar usaha, materi smk, game

Elemen Media Audio

Elemen Media Audio
       Salah satu kelemahan Media audio adalah hanya mengandalkan suara, dalam penyampaian pesan atau informasi. Dengan kelemahan tersebut, maka dalam membuat sebuah media audio harus lah semenarik mungkin. Lalu bagaimana membuat sebuah media audio menjadi menarik? Media audio mempunyai tiga elemen yang dapat diolah dan diexplorasi untuk membuat suatu media audio menarik, yaitu unsur kata, unsur musik, unsur efek suara.  

·           Unsur Kata
       Merupakan kata-kata yang diucapkan oleh pemain (artis) secara teratur dan bermakna. Beberapa hal yang dapat dieksplorasi untuk memperindah sebuah media audio, penghayatan dalam pengucapan, intonasi, artikulasi, pilihan kata (diksi), dll. Meskipun demikian tidak semua kata atau suara pemain termasuk dalam unsur kata, misalnya suara keramaian orang di pasar, sorak sorai penonton suatu perlombaan. Kedua contoh tersebut masuk ke dalam unsur efek suara.

·           Unsur Musik
       Dapat diartikan secara umun, merupakan perpaduan bunyi yang mempunyai arti dan nilai artistik yang tinggi. Musik dapat membuat sebuah media audio lebih menarik. Dalam media audio, musik dapat dimanfaatkan untuk beberapa hal, diantaranya:
-            Menciptakan suasana, misalnya suasana sedih, gembira, lucu, tegang, dll.
-            Identitas sebuah program audio
-            Jembatan dua buah adegan yang berbeda
-            Melatarbelakangi sebuah adegan
-            Memberi tekanan dalam sebuah adegan, misalnya terkejut, marah, dll.
-            Menguatkan latar (setting), misalnya adegan dalam istana kerajaan Mataram, digunakan musik gending jawa.

·         Unsur Efek Suara
Merupakan suara-suara yang dapat memberikan gambaran suasana  atau latar, baik waktu, tempat, maupun suatu kegiatan atau peristiwa.
Contoh:
-            Gambaran waktu, suara-suara yang digunakan untuk menggambarkan waktu kejadian sebuah adegan, misalnya kicau burung, kokok ayam jantan untuk menggambarkan waktu pagi. Suara jangkrik, burung hantu, lolongan anjing untuk menggambarkan waktu malam, dll.
-            Gambaran tempat, suara-suara yang digunakan untuk menggambarkan tempat kejadian, misalnya Suasana kantor dapat digambarkan dengan suara dering telepon, suara mesin ketik/komputer, suara printer yang sedang jalan, dll. Suasana terminal, dapat digambarkan dengan suara deru mobil, suara klakson, suara-suara asongan menawarkan dagangan, suara-suara kondektur mencari penumpang, dll.
-            Gambaran kegiatan, suara-suara untuk memperkuat adanya kegiatan atau peristiwa dalam sebuah adegan. Misalnya, suara buku dibuka-buka, untuk menggambarkan orang sedang belajar. Suara gelas pecah, suara mobil tabrakan, suara orang menggergaji, langkah kaki, suara pintu dibuka/ditutup, dll.


Anda baru saja membaca artikel yang berkategori materi dengan judul Elemen Media Audio. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://saapii.blogspot.com/2013/05/elemen-media-audio.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: syaiful ridlo - Thursday, 30 May 2013

Belum ada komentar untuk "Elemen Media Audio"

Post a Comment